Tampilkan postingan dengan label Skripsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skripsi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Mei 2017

5 Probelmatika Mahasiswa Tingkat Akhir saat Skripsi

Sumber: Link
Skripsi menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian mahasiswa tingkat akhir. Sebelum skripsi pun mahasiswa tingkat akhir harus berjuang habis-habisan, mulai dari bingung mau mengajukan judul skripsi, lalu saat mengadukan judul skripsi ditolak terus, saat judul disetujui malah dapet dosen pembimbing killer. Itu baru awalnya saja, belum skripsi. Saat menyusun skripsi pun banyak kendala-kendala yang harus dihadapi mahasiswa tingkat akhir, apa saja itu?

1. Mencari Buku
Mencari buku sumber tidak semudah yang dibayangkan, berbagai perpustakaan online dan non-online di kunjungi namun tak jarang buku sumbernya engga cocok. Apalagi jika dospem menuntut mahasiswanya mencari buku sumber terbitan diatas 2006 dan itu tidak sebanding dengan buku-buku yang tersedia di Indonesia. Jika mencari di perpustakaan online, seluruh halaman buku tidak ditampilkan semuanya yang pada akhirnya mahasiswa terpaksa download buku secara ilegal dan itupun kalau nemu dan beruntung. Begitu juga dengan perpustakaan non-online, tak semua buku yang dibutuhkan tersedia.
Sumber: Pribadi
2. Baca Buku
Baca buku sumber untuk skripsi ternyata tidak semudah membaca pikiran kamu novel. Aktivitas yang sepele namun butuh konsentrasi dan nalar yang tinggi untuk memahami dari kalimat ke kalimat yang lain butuh waktu yang tidak sedikit. Ini makin diperparah jika kalian membaca buku sumber dengan bahasa inggris. Mau tidak mau kalian harus bolak-balik buka kamus atau google translate, dan itupun belum tentu bisa dimengerti sepenuhnya. Namun, tak usah khawatir. Kalian bisa menanyakan kalimat-kalimat yang sulit dipahami ke dosen atau berdiskusi ke teman-teman seperjuangan kalian.
Sumber: Pribadi
3. Dosen Pembimbing
Bersyukurlah bagi kalian mahasiswa yang beruntung mendapatkan dosen yang baik, pengertian, sabar, dan selalu ada waktu untuk membimbing kalian. Karena di luar sana masih ada mahasiswa dosen yang super sibuk, perfeksionis, ataupun killer. Mahasiwa yang mendapatkan dosen seperti itu butuh kesabaran ekstra dan makan yang banyak karena mengejar-ngejar dosen butuh energi yang banyak. Eits, jangan ciut dulu ya. Tetaplah bersyukur dan terus kerjakan skripsimu karena yang keras akan luluh dengan yang lembut seperti kesabaran, ketekunan, dan kegigihan.
Sumber: Link
4. Revisi, revisi, revisi
Di awal bimbingan, biasanya mahasiswa semangat dan percaya diri dengan hasil kerja kerasnya menyusun skripsi. Tak jarang pula, mahasiswa sudah mempunyai konsep-konsep dan teori-teori untuk mendukung skripsinya. Namun seiring bejalan waktu, bimbingan skripsi menjadi hal yang membingungkan. Ketika konsep-konsep dan teori-teorinya dirombak habis-habisan dengan dosen pembimbing. Kalau sudah begini, mau tidak mau harus mengikuti dosen pebimbing. Bolak-balik revisi terus sampai bosen. Nah biar engga bolak-balik revisi terus, coba deh teliti kira-kira dimana salahnya dan kurangnya dimana. Jika masih bingung salahnya dimana, tanyakan ke dospem biar lebih jelas
Sumber: Link
5. Copy-Paste
Ini nih kalau mahasiswa udah nyerah duluan dan pengen cepet-cepet lulus, dipikirannya yang penting asal jadi. Eits, mau sepintar-pintar apapun kalian copy-paste jika kalian tidak memahaminya sama aja bohong malah mati kutu pas ditanya sama dosen pembimbing. Lalu gimana biar enggak copy-paste lagi? Lupakan sejenak tentang cepet-cepet lulus, lalu fokuskan pikiran kamu ke action seperti sering membaca buku, latihan menulis, berdiskusi dengan dospem ataupun teman seperjuangan.
Sumber: Link
Yah itulah segelintir problematika yang sering dialami mahasiwa tingkat akhir. Sesulit dan seberat apapun itu, tetaplah bekerja keras, lakukan dengan ikhlas, dan nikmatilah proses itu. Karena dibalik kesulitan ada kemudahan, jangan menyerah. Ubah yang dari tidak mungkin menjadi mungkin dengan kesabaran dan ketekunan. Tetap semangat para pejuang SKRIPSI!
Share:

Hangout sambil baca buku di Perpustakaan Umum Daerah DKI Jakarta

Sumber: Pribadi
Menjadi mahasiswa tingkat akhir yang baik, sejatinya harus memperbanyak wawasan dan ilmu pengetahuan dengan cara hangout di perpustakaan. Kenapa? Karena skripsi mahasiswa di kalangan masyarakat dianggap paling luas pengetahuannya dan paling tinggi derajatnya. Buat yang bingung mau hangout di perpustakaan mana, cobain ke Perpustakaan Umum Daerah DKI Jakarta yuk. Perpustakaan ini terletak di Jalan H.R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Lebih tepatnya di lantai 7 gedung Nyi Ageng Serang. Disana terdapat 2 lantai dengan fungsi yang berbeda. Lantai pertama diisi dengan perpustakaan umum yang berisi koleksi buku-buku manajemen, bisnis, kedokteran, bahasa, buku fiksi, dan masih banyak lagi. Namun, yang lebih lengkap koleksi buku disana adalah buku manajemen dan bisnis karena hampir seperempat dari seluruh rak buku disana terisi dengan buku-buku itu. Selain itu, di perpustakaan umum difasilitasi tab di atas meja dan komputer. Sayangnya saya lupa mendokumentasikannya karena terlalu bersemangat mencari buku untuk skripsi.
Sumber: Pribadi
Selain perpustakaan umum, perpustakaan ini juga difasilitasi dengan tempat baca untuk anak-anak plus komputer, musholla dan toilet di lantai 1. Next, ke lantai 2 ada tempat menonton film (bukan cinema 21), koleksi koran-koran, jurnal-jurnal dan kamus-kamus terlengkap.
Sumber: Pribadi
Sumber: Pribadi
Kalau kalian ingin meminjam buku, kalian harus mendaftarkan diri menjadi anggota perpustakaan dengan hanya modal KTP asli dan fotokopi KTP. Setelah mengisi formulir pendaftaran anggota, kalian diminta untuk pas foto langsung ditempat. Setelah itu langsung jadi deh kartu perpustakaannya. Oiya, batas maksimum pinjaman buku hanya 2 minggu.

Untuk transportasi ke Perpustakaan Umum Daerah DKI Jakarta, saya sarankan membawa kendaraan pribadi karena agak susah dengan transportasi umum baik dengan Trans Jakarta atau kereta. Namun, jika keadaan memaksa kalian untuk naik transportasi umum, naiklah Trans Jakarta koridor 6 arah Dukuh Atas 2, turun di halte GOR Sumantri. Setelah itu, berjalan kaki sejauh 450 meter ke arah Universitas Bakrie lalu belok kiri meuju Jalan Epicentrum Hall, Gedung Nyi Ageng Serang terletak di kiri jalan.
Share:

Rabu, 26 April 2017

Hunting Book at Perpustakaan Nasional RI

Hello para pejuang skripsi? Gimana kabarnya? Masih kuat kan? Kuat ditinggal sibuk dosen atau kuat melihat lautan merah di atas kertas kan? Harus kuat lah demi meraih toga dan membanggakan orang tua. Jangan pantang menyerah dan kapok ya! Nah, buat kalian yang masih mencari-mencari buku sumber, cobalah mengunjungi Perpustakaan Nasional RI yang terletak di Jalan Salemba, Senen, Jakarta Pusat. Disana, banyak sekali koleksi buku-buku pengetahuan internasional maupun nasional, microfilm yang berisi surat kabar dari jaman Belanda sampai Indonesia merdeka, audiovisual, thesis dan disertasi internasional dan juga koran tahun 1800-an pun masih ada.

Sampai disana, kalian harus membuat kartu anggota dulu ya di lantai 1. Enggak butuh waktu lama kok kalian hanya perlu mengisi biodata lengkap di komputer yang sudah disediakan (Jangan lupa membawa KTP, kartu mahasiswa, atau kartu pelajar untuk nomer identitas). Setelah itu, kalian akan mendapatkan nomor anggota dan jangan lupa di simpan. Nomor anggota dan password kalian tidak hanya untuk keluar-masuk perpustakaan atau untuk membaca buku, tetapi juga untuk membuka jurnal, e-book dan refrensi online gratis di website perpusnas. Next, tulis nama dan nomor anggota di kertas kosong yang telah disediakan untuk mendapatkan pass foto disana. Cukup dengan lima menit, kartu anggota pun langsung jadi ditempat. Selanjutnya naik ke lantai 2, disana disediakan komputer untuk mencari buku-buku berbasis OPAC (Online Public Access Catalog). Setelah ketemu buku yang dicari, tulis nama-nam buku itu di kertas yang telah diseiakan dan berikan ke ibu pustakawan. Setelah itu, baru kalian bisa membaca buku-buku koleksi PerpusNas. Hal yang agak berbeda di PerpusNas ini adalah kita sebagai pengunjung tidak bisa mencari buku langsung dari raknya. Jadi hanya pustakawanlah yang boleh mengambilnya.

Untuk kalian yang ingin kesana dengan kendaraan umum. Naiklah Trans Jakarta koridor 5, 5C, 7A, dan 7B dan turun di Halte Salemba Carolus. Jika kalian naik Transjakarta dari Pinang Ranti, kalian harus transit di Cawang UKi lalu lanjut naik TJ koridor 5C atau 7B. Untuk kalian yang berasal dari Bekasi bisa memanfaatkan kereta dan turun di stasiun Kramat lalu lanjut jalan kaki sekitar 450 meter.

Share:

Selasa, 25 April 2017

Berburu Buku Sumber untuk Skripsi di Perpustakaan Universitas AtmaJaya

Welcome Back! Hayo hayooo siapa para mahasiswa tingkat akhir yang masih pusing tujuh keliling mencari-mencari buku sumber untuk skripsi? Berpetualang ke perpustakaan Universitas AtmaJaya aja. Perpus yang terletak di Jalan Jendral Sudirman Jakarta Selatan ini, mempunyai perpustakaan yang nyaman. Perpustakaan ini difasilitasi dengan koleksi-koleksi buku dari tahun 80-an sampai sekarang, jurnal, AC, Wi-Fi dan penjaga perpustakaan yang baik dan ramah. Sayangnya buku tidak bisa dipinjam oleh mahasiswa yang bukan mahasiswa asli Universitas AtmaJaya. Tapi tenang aja, disana ada fasilitas untuk fotokopi buku. Disarankan fotokopi halaman yang dibutuhkan saja ya, biasanya banyak yang mengantri untuk fotokopi.


Nah, bagi kalian yang tinggal di Jakarta pakai fasilitas bus Transjakarta ya. Kalian hanya perlu naik Transjakarta koridor 1 turun di Bendungan Hilir. Kalau dari Pinang Ranti, kalian naik TJ koridor 9 trus turun di Halte Semanggi. Lanjut jalan kaki arah Kota melewati Plaza Semanggi. Sampai di Halte Bendungan Hilir, langsung keluar dari Halte Bendungan Hilir. Kalau kalian dari daerah BoDeTaBek, kalian bisa memanfaatkan kereta, tinggal turun di stasiun Sudirman dan lanjut bus Transjakarta Koridor 1 dan turun di halte Bendungan Hilir.


Share:

Followers

Search This Blog

Embun yang Dingin / Lautan Cinta

  Berikut ada 14 bagian masa-masa Lay Zhang bersama EXO: Panas yang Hebat / Pertama kalinya aku diatas panggung Akhir dari Panas / Api Embun...

Daily Blogger Pro Review Competition

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.